Model Ekonomi suatu negara ada dua Sisi yakni "Sisi Kiri" Mengacu ke model ekonomi Sosialis) dan "Sisi Kanan" mengacu pada model ekonomi Kapitalis), Model kapitalis umumnya digunakan di hampir Semua Negara dunia.
Untuk Arus Ekonomi "Economic Flow" Hampir setiap negara juga mempunyai 2 model/aliran yaitu: model Kanan atas "Top Rigth" yang isinya Perusahaan Swasta Modern yang jumlahnya diperkirakan 3% dan Model Kanan Bawah "Bottom Rigth" yang isinya usaha kecil menengah,UKM ,UMKM yang jumlahnya hampir 97% di indonesia).
Target Pertumbuhan ekonomi indonesia 6-7% yang dicanangkan pemerintah dapat terjadi apabila UKM/UMKM terlibat secara penuh dan dimaksimalkan potensinya,karena dengan melibatkan UKM,Secara langsung dapat mendorong investasi,menciptakan lapangan kerja dan mengurangi misi,saat ini kontribusi UKM/UMKM terhadap PDB sebesar 60% (2018) dan 65% (2019) dengan penyerapan tenaga kerja sebesar 99%,UKM merupakan pelaku ekonomi terbesar yang menggerakkan roda perekonomian negara yang kontribusinya melebihi perusahaan besar.
Contoh dari Jenis UKM yang saat ini mempunyai potensi berkembang adalah Usaha Ritel dengan segmen Toko Kelontong, segmen usaha ini masih akan bergairah,dengan pertumbuhan 12%,toko kelontong/warung identik dengan Dekat,Hemat,Lengkap dan harga yang bersahabat (murah),yang menjual produk dan kebutuhan sehari-hari,dan dekat dengan masyarakat (dekat rumah).
Pertanyaan saat ini mengapa toko kelontong berpotensi berkembang dan menguntungkan pada waktu yang akan datang,yang bisa menjadi ladang bisnis yang menguntungkan bagi masyarakat khususnya UKM.
Pertama: Pola belanja masyarakat saat ini sudah berubah disesuaikan dengan perkembangan zaman yang serba mudah dan nyaman,hadirnya teknologi dan digitalisasi membuat toko kelontong dapat bersaing.
Kedua: masyarakat saat ini “kebiasaan” dan perilaku belanja barang atau produk jumlanya tidak terlalu banyak/secukupnya dan tidak menyimpan stok belanja dengan jumlah yang banyak.
Ketiga: masyarakat (konsumen) memilih untuk membeli barang sesuai dengan kebutuhan dengan jumlah yang sedikit dan dengan mudah membeli kembali di toko kelontong apabila barang kebutuhannya sudah habis,artinya frekuensi belanja konsumen ke toko kelontong semakin banyak,yang otomatis meningkatkan omzet.
Walaupun potensi toko kelontong untuk berkembang terbuka luas,tetapi harus diimbangi dengan tata kelola yang modern disesuaikan dengan keadaan saat ini,yaitu Pertama: kembangkan platform belanja berani yang mudah dan efisien baik online maupun offline,bisa lewat aplikasi belanja mudah (Ayo SRC,tokopedia, bukalapak) atau lewat media sosial (WA dan Facebook) semua bisa membantu toko kelontong untuk maju dan berkembang, Kedua: update produk/barang yang dijual dengan varian terbaru dan beragam,Ketiga: Desain toko kelontong agar lebih rapih,bersih,terang,nyaman dan Menariknya, program SRC (Sampoerna retail community) dari PT HM Sampoerna bisa menjadi solusi bagi UKM/toko kelontong yang ingin maju dan berkembang dengan cara pengelolahan toko kelontong/warung yang modern dan profesional, Keempat:jadilah “One Stop Service” dengan menyediakan semua barang yang dibutuhkan konsumen tidak hanya sembako,namun bisa juga jual pulsa,ATK,mainan anak anak dll,Maksimal semua potensi UKM,ubah pola pikir untuk lebih modern.
Walaupun potensi toko kelontong untuk berkembang terbuka luas,tetapi harus diimbangi dengan tata kelola yang modern disesuaikan dengan keadaan saat ini,yaitu Pertama: kembangkan platform belanja berani yang mudah dan efisien baik online maupun offline,bisa lewat aplikasi belanja mudah (Ayo SRC,tokopedia, bukalapak) atau lewat media sosial (WA dan Facebook) semua bisa membantu toko kelontong untuk maju dan berkembang, Kedua: update produk/barang yang dijual dengan varian terbaru dan beragam,Ketiga: Desain toko kelontong agar lebih rapih,bersih,terang,nyaman dan Menariknya, program SRC (Sampoerna retail community) dari PT HM Sampoerna bisa menjadi solusi bagi UKM/toko kelontong yang ingin maju dan berkembang dengan cara pengelolahan toko kelontong/warung yang modern dan profesional, Keempat:jadilah “One Stop Service” dengan menyediakan semua barang yang dibutuhkan konsumen tidak hanya sembako,namun bisa juga jual pulsa,ATK,mainan anak anak dll,Maksimal semua potensi UKM,ubah pola pikir untuk lebih modern.
Ingat pola konsumsi dan belanja saat ini sudah jauh berbeda,UKM tidak hanya bertahan tetapi menyerang, "perang tidak pernah menang dengan pertahanan yang baik, tetapi dengan serangan yang baik".
(MrBM,2322020)
(MrBM,2322020)
Komentar
Posting Komentar