Langsung ke konten utama

"Culture"of Indonesia

Tahun 2021 Pemerintah kembali Menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok sebesar rata rata 12,5% Cukai adalah Pajak yang dibebankan pemerintah kepada produk produk eksternal,yaitu produk berbahaya,atau berpotensi berbahaya seperti Rokok dan Alkohol,tujuannya adalah mengurangi konsumsi dan kenaikan pemerintah.


tahun 2021 tarif cukai yang ditetapkan pemerintah adalah sebagai berikut rincian kenaikan tarif cukai untuk rokok Sigaret Kretek Mesin (SKM) dan Sigaret Putih Mesin (SPM) antara lain:

Tarif cukai SKM golongan I sebesar 16,9%

Tarif cukai SKM golongan II A sebesar 13,8%

Tarif cukai SKM golongan II B sebesar 15,4%

Tarif cukai SPM golongan I sebesar 18,4%

Tarif cukai SPM golongan II A sebesar 16,5%

Tarif cukai SPM golongan II B sebesar 18,1%

untuk tarif rokok rokok jenis Sigaret Kretek Tangan (SKT) tidak naik.

untuk produsen rokok (pabrik rokok) cukup memberatkan tapi di sisi lain ini adalah cara bagaimana produsen rokok meluncurkan produksi,penjualan dan pemasaran.


Untuk kategori SKM dan SPM kenaikan cukai ini cukup memberatkan,tapi kategori SKT untuk produsen rokok (perusahan rokok) adalah peluang untuk memaksimalkan produksi dan penjualan ini adalah Blessing in Disguise “berkat terselubung” Peran dan fungsi Marketing sangat dibutuhkan,meningkatkan awareness Produk dan meningkatkan loyalitas konsumen akan produk kita adalah bagian dari fungsi itu.


Bulan juli 2019 salah satu museum terkenal di dunia Rijksmuseum di belanda meluncurkan operasi “Night Watch”proyek pemulihan lukisan karya Rembrandt van rijn (1606-1669) dari abad 17,proses pemulihan ini biasanya dilakukan didalam laboratorium tertutup,tapi kali ini ada inovasi dan strategi baru dari rijksmuseum dimana proses lukisan bersejarah ini diselesaikan dari awal sampai akhir dilakukan diluar laboratorium,didepan publik dan prosesnya dapat dilihat secara langsung atau lewat livestreaming,inovasi marketing ini adalah Public Labs,Publik/konsumen disertakan dalam proses ini,publik memperoleh informasi yang cukup,ada keterbukaan produk yang dapat meningkatkan Sense of Belonging konsumen terhadap produk,atau sesuatu yang perusahaan lakukan.


SKT (sigaret kretek tangan) atau rokok kretek adalah produk (rokok) yang unik,rokok kretek adalah bagian dari budaya masyarakat indonesia,rokok kretek dengan bahan baku alami (tembakau asli yang dikeringkan dicampur dengan saus cengkih) adalah rokok asli indonesia yang ada sejak akhir abad 19 “Culture of Indonesia”,inovasi marketing Publik Labs diatas sangat relevan digunakan untuk SKT (rokok kretek) dengan latar belakang pola konsumsi/konsumen masyarakat yang sering berubah tentunya harus diimbangi dengan marketing dan promosi produk yang berbeda,saat ini konsumen menginginkan publisitas dalam produk yg mereka beli/konsumsi,konsumen sudah semakin pintar dan cerdas,haus akan informasi suatu produk,”purpose”dari Publik labs ini untuk rokok kretek adalah menigkatkan Awarness,rasa memiliki rokok kretek adalah budaya dan mahakarya indonesia dan meningkatkan loyalitas konsumen rokok kretek.


Aksi dari strategi Publik labs ini adalah: Proses produksi rokok kretek dilakukan di hadapan konsumen,miniatur pabrik dan proses produksinya “dipindahkan” ke Mall atau pusat keramaian yang trafic tinggi dan ramai, live streaming proses produksi rokok kretek lewat media sosial,agar konsumen bisa melihat proses ini dari awal sampai akhir dan membuat interaksi langsung antara konsumen dan produk.


(MrBM)


sumber: #adawaktunyabelajar,kompas/bisnis,dan dari berbagai sumber lainnya


Komentar